Majalah Time 14 Januari 1991 pernah menurunkan laporan utama mengenai kanker payudara, yang dijulukinya "A Puzzling Plague" (Wabah yang Membingungkan). Dilaporkan bahwa satu dari sepuluh wanita AS terkena kanker payudara! Sungguh wabah yang mengerikan. Sampai tahun lalu, kanker payudara tetap masih merupakan pembunuh perempuan terganas di AS dan Eropa (Suara Pembaruan, Minggu 24 November 2002). Diperkirakan 70-75 kasus per 100.000 penduduk setiap tahun (Swiss), dan 100 kasus di AS. Di Australia, satu dari sebelas wanita meninggal akibat kanker payudara setiap tahunnya.
Sebaliknya yang terjadi di Asia. Di Jepang hanya 15-18 kasus per 100.000 penduduk per tahun. Di Cina malah di bawah 10 kasus per 100.000 penduduk per tahunnya. Tetapi, jika wanita Jepang dan Cina itu tinggal di AS dengan menerapkan gaya hidup dan mengonsumsi makanan khas barat, maka kondisinya sama saja rentannya dengan wanita AS dan Eropa terhadap penyakit kanker payudara! Mengapa itu bisa terjadi?
Menurut penelitian di Singapura, kondisi itu bisa terjadi karena mereka banyak mengonsumsi makan yang berbasiskan kedelai. Anna H. Wu PhD., dan rekan-rekannya di University of Southern California, AS, yang meneliti 144 wanita sehat keturunan Cina di Singapura yang postmenopause, menemukan: wanita yang mengonsumsi 25% lebih banyak makanan berbasis kedelai, tekanan darahnya 15% lebih rendah yang besar pengaruhnya dalam pembentukkan estrogen. Sementara mereka yang sedang-sedang saja dalam mengonsumsi makanan berbasis kedelai, tidak terlihat adanya penurunan pembentukkan estrogen.
Penelitian tersebut semakin menegaskan penelitian yang dilakukan rekan-rekan Wu sebelumnya di California, yang dilakukan terhadap wanita Amerika keturunan Asia. "Studi yang kami lakukan terhadap kanker payudara wanita Amerika-Asia menegaskan bahwa konsumsi kedelai ada kaitannya dengan penurunan risiko kanker payudara baik terhadap wanita yang pramenopause maupun yang postmenopause," tutur Wu seperti dikutip WebMD Medical News.
Namun agar ada pengaruhnya terhadap penurunan produksi estrogen, maka jumlah makanan berbasis kedelai yang harus dikonsumsi cukup banyak. Para wanita keturunan Cina di Singapura rata-rata mengonsumsi tofu (dari yang biasa sampai yang digoreng, dari yang dicampur sirop maupun yang berbentuk minuman ringan) sampai 157 gram setiap harinya. "Tofu sejenis juga dijual di pasar swalayan di AS per kotak yang beratnya antara 110 hingga 130 gram," jelas Wu. "Per kotaknya bisa untuk tiga kali makan," tambah Wu lagi.
Sumber: Ramurancik.com
Tuesday, April 15, 2008
Khasiat Besar Petai
Anda semua pasti mengenal bahwa Petai (Pete) sebagai buah yang membuat bau mulut dan bau kentut sangat tidak sedap. Tapi mungkin banyak diantara anda tidak mengetahui bahwa pete mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat.
Kombinasi kandungan ini mampu memberikan dorongan tenaga yang instan, namun cukup lama dan cukup besar efeknya. Riset membuktikan dua porsi pete mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.
Makanya jangan heran jika pete adalah buah yang disukai oleh para atlet top. Penelitian juga membuktikan bahwa pete tidak hanya memberikan energi, namun juga mampu mencegah bahkan mengatasi beberapa macam penyakit dan kondisi buruk. Ini membuat pete menjadi salah satu makanan penting dalam makanan keseharian kita.
Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.
PMS (premenstrual syndrome)
Jika mengalami PMS saat 'tamu' datang, anda tidak perlu minum pil ini ataupun itu, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.
Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi, pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
Tekanan darah tinggi
Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.
Kemampuan otak
200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.
Sembelit
Karena kandungan serat yang tinggi, maka pete akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ.
Obat mabuk
Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan "penyakit" mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.
Kekenyangan
Pete memiliki efek antasid pada tubuh, sehingga bila dada anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan pete untuk mengurangi sakitnya.
Mual di pagi hari
Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.
Gigitan nyamuk
Sebelum anda meraih krim gigitan nyamuk, coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit pete. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.
Untuk saraf
Pete mengandung vitamin V dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.
Kegemukan
Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.
Laporan menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap.
Luka lambung
Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.
Mengatur suhu tubuh
Banyak budaya lain yang melihat pete sebagai buah 'dingin' yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di Belanda misalnya, ibu hamil akan makan pete untuk meyakinkan agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi. Seasonal Affective Disorder (SAD) (penyakit emosional yang kacau). Pete dapat membantu penderitas SAD kerena mengandung pendorong mood alami, tryptophan.
Merokok
Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin.
Stress
Kalium adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita stress, kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.
Stroke
Menurut riset dalam "The New England Journal of Medicine," makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.
Caplak
Mereka yang suka berpaling pada pengobatan alami akan berani bersumpah, jika anda ingin mematikan caplak, maka ambil sepotong pete, dan letakkan di caplak itu. Tetap pertahankan pete itu dengan menggunakan plester!
Setelah membaca semua fakta diatas maka anda harus percaya bahwa pete adalah obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika anda membandingkannya dengan apel, pete memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.
Pete juga kaya kalium dan merupakan buah dengan nilai makanan terbaik. Jadi mungkin sekaranglah saatnya anda mengubah kata-kata yang sudah terkenal mengenai apel itu menjadi: "A Petai a day keeps the doctor away" (makan pete tiap hari akan menjauhkan anda dari dokter).
Sumber: Kapanlagi.com
Kombinasi kandungan ini mampu memberikan dorongan tenaga yang instan, namun cukup lama dan cukup besar efeknya. Riset membuktikan dua porsi pete mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.
Makanya jangan heran jika pete adalah buah yang disukai oleh para atlet top. Penelitian juga membuktikan bahwa pete tidak hanya memberikan energi, namun juga mampu mencegah bahkan mengatasi beberapa macam penyakit dan kondisi buruk. Ini membuat pete menjadi salah satu makanan penting dalam makanan keseharian kita.
Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.
PMS (premenstrual syndrome)
Jika mengalami PMS saat 'tamu' datang, anda tidak perlu minum pil ini ataupun itu, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.
Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi, pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
Tekanan darah tinggi
Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.
Kemampuan otak
200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.
Sembelit
Karena kandungan serat yang tinggi, maka pete akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ.
Obat mabuk
Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan "penyakit" mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.
Kekenyangan
Pete memiliki efek antasid pada tubuh, sehingga bila dada anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan pete untuk mengurangi sakitnya.
Mual di pagi hari
Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.
Gigitan nyamuk
Sebelum anda meraih krim gigitan nyamuk, coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit pete. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.
Untuk saraf
Pete mengandung vitamin V dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.
Kegemukan
Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.
Laporan menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap.
Luka lambung
Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.
Mengatur suhu tubuh
Banyak budaya lain yang melihat pete sebagai buah 'dingin' yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di Belanda misalnya, ibu hamil akan makan pete untuk meyakinkan agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi. Seasonal Affective Disorder (SAD) (penyakit emosional yang kacau). Pete dapat membantu penderitas SAD kerena mengandung pendorong mood alami, tryptophan.
Merokok
Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin.
Stress
Kalium adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita stress, kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.
Stroke
Menurut riset dalam "The New England Journal of Medicine," makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.
Caplak
Mereka yang suka berpaling pada pengobatan alami akan berani bersumpah, jika anda ingin mematikan caplak, maka ambil sepotong pete, dan letakkan di caplak itu. Tetap pertahankan pete itu dengan menggunakan plester!
Setelah membaca semua fakta diatas maka anda harus percaya bahwa pete adalah obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika anda membandingkannya dengan apel, pete memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.
Pete juga kaya kalium dan merupakan buah dengan nilai makanan terbaik. Jadi mungkin sekaranglah saatnya anda mengubah kata-kata yang sudah terkenal mengenai apel itu menjadi: "A Petai a day keeps the doctor away" (makan pete tiap hari akan menjauhkan anda dari dokter).
Sumber: Kapanlagi.com
Buncis, Alternatif Baru Untuk Penderita Diabetes
Sebuah riset yang sekaligus sebagai disertasi doktor seorang mahasiswa pasca sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) menemukan bahwa buncis dapat menjadi alternatif baru bagi penderita penyakit diabetes melitus.
Hal itu terungkap dalam ujian disertasi yang disampaikan Yayuk Andayani, mahasiswa Program Studi Biologi Program Pasca Sarjana IPB untuk meraih gelar doktor, kata Kepala Humas, Promosi dan Hubungan Alumni IPB, drh Agus Lelana di Bogor, Rabu.
Pada ujian pada hari Selasa (9/9) dengan Komisi Pembibing Prof drh Reviany Widjadja Kusuma Phd (Ketua) dengan anggota Prof dr Slamet Suyono, Sp.PD, KEMD, Dr Rimbawan dan Dr drh Heru Setijanto, serta penguji Luar Komisi Prof Dr dr Mulyanto (Guru Besar Universitas Mataram) dan Prof dr Ir Dedi Muchhtaddi (Fateta IPB), hasil riset tersebut dipaparkan dengan gamlang.
Menurut Yayuk Andayani, diabetes, merupakan penyakit dengan kadar gula darah tinggi yang menyebabkan penderitanya terpaksa harus hati-hati dalam menerapkan pola makan. Selama ini para dokter seringkali menganjurkan agar penderita disiplin dalam mengkonsumsi obat, berdiet dan melakukan olah raga serta menjauhi stres.
Diakui bahwa saat ini banyak obat yang beredar di pasaran untuk mengobati diabetes tersebut, namun seringkali harganya mahal karena bahan-bahannya haruslah diimpor. Namun kini kita penderita diabetes tak perlu khawatir karena ternyata sayur Buncis tebukti mampu mengobati diabetes melitus.
Dalam disertasi penelitiannya bertajuk "Mekanisme Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Buncis Pada Tikus Diabetes Dan Identifikasi Komponen Aktif", Yayuk Andayani menjelaskan dalam risetnya ia melakukan percobaan pada tikus jantan putih berumur 3 bulan dengan perlakuan induksi diabetes.
Tikus tersebut sebelumnya telah diberi ekstrak buncis sehingga 30 menit setelah "dengan sengaja" dibuat menderita diabetes, di mana akhirnya diketahui tekanan gula darah tikus-tikus percobaan kembali normal tanpa mengalami penurunan pada tingkat hipoglikemik(dibawah kadar gula normal).
Hal tersebut, katanya, bisa dipahami sebab dalam buncis mengandung "b-sitosterol" dan "stigmasterol" yang bisa meningkatkan produksi insulin. Selain itu, sayur berwarna hijau panjang ini dalam 100 gram-nya mempunyai komposisi karbohidrat 7,81%, lemak 0,28%, protein 1,77%, serat kasar 2,07%, dan kadar abu 0,32%.
"Dengan begitu, konsumsi buncis tentunya akan mampu mengontrol kadar gula darah yang tinggi. Sehingga penderita diabetes melitus bisa menjadikan ini sebagai alternatif baru untuk mengobati penyakit yang seringkali banyak memakan korban," katanya.
Bagi dunia kedokteran, kata dia, riset itu bisa menjadi referensi untuk membuat obat diabetes dengan mengekstrak buncis, sehingga obat diabetes akan lebih murah dan mudah didapat dengan banyaknya bahan yang tersedia. Setelah memaparkan hasil penelitiannya tersebut, Yayuk Andayani dinyatakan sebagai doktor baru yang dilahirkan IPB.
Sumber: Kapanlagi.com
Hal itu terungkap dalam ujian disertasi yang disampaikan Yayuk Andayani, mahasiswa Program Studi Biologi Program Pasca Sarjana IPB untuk meraih gelar doktor, kata Kepala Humas, Promosi dan Hubungan Alumni IPB, drh Agus Lelana di Bogor, Rabu.
Pada ujian pada hari Selasa (9/9) dengan Komisi Pembibing Prof drh Reviany Widjadja Kusuma Phd (Ketua) dengan anggota Prof dr Slamet Suyono, Sp.PD, KEMD, Dr Rimbawan dan Dr drh Heru Setijanto, serta penguji Luar Komisi Prof Dr dr Mulyanto (Guru Besar Universitas Mataram) dan Prof dr Ir Dedi Muchhtaddi (Fateta IPB), hasil riset tersebut dipaparkan dengan gamlang.
Menurut Yayuk Andayani, diabetes, merupakan penyakit dengan kadar gula darah tinggi yang menyebabkan penderitanya terpaksa harus hati-hati dalam menerapkan pola makan. Selama ini para dokter seringkali menganjurkan agar penderita disiplin dalam mengkonsumsi obat, berdiet dan melakukan olah raga serta menjauhi stres.
Diakui bahwa saat ini banyak obat yang beredar di pasaran untuk mengobati diabetes tersebut, namun seringkali harganya mahal karena bahan-bahannya haruslah diimpor. Namun kini kita penderita diabetes tak perlu khawatir karena ternyata sayur Buncis tebukti mampu mengobati diabetes melitus.
Dalam disertasi penelitiannya bertajuk "Mekanisme Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Buncis Pada Tikus Diabetes Dan Identifikasi Komponen Aktif", Yayuk Andayani menjelaskan dalam risetnya ia melakukan percobaan pada tikus jantan putih berumur 3 bulan dengan perlakuan induksi diabetes.
Tikus tersebut sebelumnya telah diberi ekstrak buncis sehingga 30 menit setelah "dengan sengaja" dibuat menderita diabetes, di mana akhirnya diketahui tekanan gula darah tikus-tikus percobaan kembali normal tanpa mengalami penurunan pada tingkat hipoglikemik(dibawah kadar gula normal).
Hal tersebut, katanya, bisa dipahami sebab dalam buncis mengandung "b-sitosterol" dan "stigmasterol" yang bisa meningkatkan produksi insulin. Selain itu, sayur berwarna hijau panjang ini dalam 100 gram-nya mempunyai komposisi karbohidrat 7,81%, lemak 0,28%, protein 1,77%, serat kasar 2,07%, dan kadar abu 0,32%.
"Dengan begitu, konsumsi buncis tentunya akan mampu mengontrol kadar gula darah yang tinggi. Sehingga penderita diabetes melitus bisa menjadikan ini sebagai alternatif baru untuk mengobati penyakit yang seringkali banyak memakan korban," katanya.
Bagi dunia kedokteran, kata dia, riset itu bisa menjadi referensi untuk membuat obat diabetes dengan mengekstrak buncis, sehingga obat diabetes akan lebih murah dan mudah didapat dengan banyaknya bahan yang tersedia. Setelah memaparkan hasil penelitiannya tersebut, Yayuk Andayani dinyatakan sebagai doktor baru yang dilahirkan IPB.
Sumber: Kapanlagi.com
Sunday, March 30, 2008
Lakukan Perubahan Positif Sekarang!
Berpikir postif selalu tidak ada ruginya. Anda semakin ringan menjalani hidup, tubuh dan pikiran pun semakin sehat. Ingin tahu caranya? Simak saja kiatnya berikut ini.
Berpikir Positif
Kalau saja Anda bisa menghitung berapa banyak pikiran yang lalu-lalang di benak Anda, lalu bedakan yang "positif" dan "negatif". Anda pasti akan terheran-heran banyak sekali waktu yang terbuang un-tuk hal-hal negatif.
Coba identifikasi dan kendalikan pikiran negatif. Kata-kata seperti "Saya tidak bisa, Saya tidak akan"' gantikan dengan "Saya bisa, saya mampu". Jangan buang-buang waktu memikirkan atau merasakan hal-hal negatif. Ingat, pikiran positif bisa menyehatkan tubuh!
Buat 'to do list'
Sederhanakan hidup Anda dengan membuat daftar 'to do list'. Di alam bawah sadar Anda, daftar ini akan berfungsi seperti sebuah perintah. Coba buat 1 daftar untuk 1 hari, 1 daftar untuk 1 minggu selanjutnya setiap bulan, per tahun dan 5 tahun.
Konsumsi dan Serap
Apa yang dimakan adalah bentuk dari pilihan dan tanggung jawab kepada tubuh Anda. Yang dikonsumsi dan diserap oleh tubuh secara langsung mempengaruhi kesehatan. Termasuk di dalamnya pikiran, perasaan, udara yang dihirup dan asupan gizi. Kini Anda perlu lebih memperhatikan pola makan. Jadi, benar sekali bila orang mengatakan you are what you eat atau Anda adalah apa yang Anda makan. Tapi ingat bukan itu saja, kita adalah apa yang kita makan, minum, hirup dan pikirkan!
Tampil Semenarik Mungkin
Ketika Anda bisa tampil seperti ini percaya diri akan membumbung tinggi. Jadi mengapa harus menunggu momen yang spesial untuk tampil cantik, kalau setiap hari adalah hari yang spesial! Apalagi bila tampil menarik berhubungan dengan mengurangi kelebihan berat badan. Lakukan sekarang juga! Siapa tahu hari ini Anda bertemu jodoh, orang yang memahami ambisi Anda, bahkan teman waktu diTK!
Olah raga, Aktivitas dan Energi
Agar selalu fit tubuh Anda perlu banyak digerakkan. Massa dan kekuatan otot bisa berkurang bila tubuh jarang digerakkan. Persendian bisa kaku karena cairan khusus yang menjaga kelenturan tidak diproduksi. Cobalah 30 menit jalan kaki saat istirahat makan siang. Sekali saja Anda membiasakan diri berolah raga setiap hari, Anda akan merasa lebih berenergi.
Relaksasi dan Peremajaan Kembali
Anda bukan mesin. Tubuh dan pikiran perlu waktu untuk istirahat. Bila Anda melawan hukum alam ini, kondisi fisik dan mental akan menurun drastis. Inilah mengapa cukup istirahat sangat penting bagi kesehatan. Tidur yang juga sangat mempengaruhi kesehatan.
Terlalu sering stres, cemas, kurang terorganisir akan merugikan kesehatan Anda. Coba kategorikan aktivitas Anda menjadi:
A. Saya bisa celaka kalau tidak menyelesaikan pekerjaan ini.
B. Pekerjaan ini memang harus beres, tapi tidak ada masalah kalau belum bisa menyelesaikannya.
C. Kalau ada waktu tersisa saya akan menyelesaikannya.
Hargai Kerja Keras Anda
Begitu banyak cara untuk menghargai sesuatu. Bisa ucapan terima kasih, pujian, naik gaji, baju baru, rumah atau liburan ke dalam negeri bahkan luar negeri kalau mampu. Sebelum membuat daftar, tuliskan juga penghargaan atau hadiah bila Anda berhasil mencapai tujuan. Kalau bukan Anda sendiri yang menghargai diri Anda, lantas siapa lagi?
Sumber: Team
Berpikir Positif
Kalau saja Anda bisa menghitung berapa banyak pikiran yang lalu-lalang di benak Anda, lalu bedakan yang "positif" dan "negatif". Anda pasti akan terheran-heran banyak sekali waktu yang terbuang un-tuk hal-hal negatif.
Coba identifikasi dan kendalikan pikiran negatif. Kata-kata seperti "Saya tidak bisa, Saya tidak akan"' gantikan dengan "Saya bisa, saya mampu". Jangan buang-buang waktu memikirkan atau merasakan hal-hal negatif. Ingat, pikiran positif bisa menyehatkan tubuh!
Buat 'to do list'
Sederhanakan hidup Anda dengan membuat daftar 'to do list'. Di alam bawah sadar Anda, daftar ini akan berfungsi seperti sebuah perintah. Coba buat 1 daftar untuk 1 hari, 1 daftar untuk 1 minggu selanjutnya setiap bulan, per tahun dan 5 tahun.
Konsumsi dan Serap
Apa yang dimakan adalah bentuk dari pilihan dan tanggung jawab kepada tubuh Anda. Yang dikonsumsi dan diserap oleh tubuh secara langsung mempengaruhi kesehatan. Termasuk di dalamnya pikiran, perasaan, udara yang dihirup dan asupan gizi. Kini Anda perlu lebih memperhatikan pola makan. Jadi, benar sekali bila orang mengatakan you are what you eat atau Anda adalah apa yang Anda makan. Tapi ingat bukan itu saja, kita adalah apa yang kita makan, minum, hirup dan pikirkan!
Tampil Semenarik Mungkin
Ketika Anda bisa tampil seperti ini percaya diri akan membumbung tinggi. Jadi mengapa harus menunggu momen yang spesial untuk tampil cantik, kalau setiap hari adalah hari yang spesial! Apalagi bila tampil menarik berhubungan dengan mengurangi kelebihan berat badan. Lakukan sekarang juga! Siapa tahu hari ini Anda bertemu jodoh, orang yang memahami ambisi Anda, bahkan teman waktu diTK!
Olah raga, Aktivitas dan Energi
Agar selalu fit tubuh Anda perlu banyak digerakkan. Massa dan kekuatan otot bisa berkurang bila tubuh jarang digerakkan. Persendian bisa kaku karena cairan khusus yang menjaga kelenturan tidak diproduksi. Cobalah 30 menit jalan kaki saat istirahat makan siang. Sekali saja Anda membiasakan diri berolah raga setiap hari, Anda akan merasa lebih berenergi.
Relaksasi dan Peremajaan Kembali
Anda bukan mesin. Tubuh dan pikiran perlu waktu untuk istirahat. Bila Anda melawan hukum alam ini, kondisi fisik dan mental akan menurun drastis. Inilah mengapa cukup istirahat sangat penting bagi kesehatan. Tidur yang juga sangat mempengaruhi kesehatan.
Terlalu sering stres, cemas, kurang terorganisir akan merugikan kesehatan Anda. Coba kategorikan aktivitas Anda menjadi:
A. Saya bisa celaka kalau tidak menyelesaikan pekerjaan ini.
B. Pekerjaan ini memang harus beres, tapi tidak ada masalah kalau belum bisa menyelesaikannya.
C. Kalau ada waktu tersisa saya akan menyelesaikannya.
Hargai Kerja Keras Anda
Begitu banyak cara untuk menghargai sesuatu. Bisa ucapan terima kasih, pujian, naik gaji, baju baru, rumah atau liburan ke dalam negeri bahkan luar negeri kalau mampu. Sebelum membuat daftar, tuliskan juga penghargaan atau hadiah bila Anda berhasil mencapai tujuan. Kalau bukan Anda sendiri yang menghargai diri Anda, lantas siapa lagi?
Sumber: Team
Kolesterol tinggi, jangan !!
Dengan kemajuan taraf kehidupan terutama di kota-kota besar, aneka makanan lezat seperti ayam goreng, hamburger, piza, es krim, aneka kue tar, kue, dan berbagai makanan gorengan ada di mana-mana. Selain praktis tinggal merogoh kocek, perut pun kenyang. Tapi bagaimana dengan peringatan, "Hati-hati kolesterol! Bisa stroke dan sakit jantung!" Mari kita lihat duduk perkaranya.
Apakah sih kolesterol?
Kolesterol merupakan salah satu jenis lemak dalam tubuh yang diproduksi oleh hati. Pada saat kita mengonsumsi makanan berlemak, produksi kolesterol oleh hati akan menurun sementara kadar kolesterol dalam darah jadi tinggi. Dalam jumlah terbatas, tubuh membutuhkan kolesterol. Sebagian untuk membentuk hormon seks dan dinding-dinding sel, selubung saraf, sebagian lain membantu proses pencernaan dan penyerapan lemak. Kolesterol juga berguna untuk melarutkan vitamin yang hanya larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, K, serta mengubah beta karoten menjadi vitamin A. Karena kata kuncinya "terbatas" tadi, walaupun fungsi-nya cukup banyak, asupan lemak perlu dibatasi.
Berapa banyak yang diperbolehkan?
Para ahli menganjurkan untuk membatasi asupan kolesterol kurang dari 300 mg/hari. Kunci utama menurunkan kadar kolesterol mengurangi asupan lemak hingga hanya 20 -25% dari kebutuhan ka-lori total: asupan lemak jenuh harus kurang sampai kurang dari 10% kebutuhan kalori.
Bagaimana mengukurnya?
Dengan melakukan pemeriksaan lemak darah di laboratorium. Untuk pemeriksaan ini, Anda harus berpuasa minimal 10 jam sebelum pengambilan darah.
Berapa nilai normalnya?Kadar kolesterol dalam darah
Tes Nilai normal
mg/dl
Kolesterol total < 200
Kolesterol LDL < 130
Kolesterol HDL >45
Trigliserida < 200
Apa akibatnya kaiau nilai kolesterol tinggi?
Bisa terjadi penumpukan kolesterol pada dinding arteri yang bila berlangsung lama akan mengakibatkan terjadinya plak. Lama-kelamaan plak ini semakin tebal hingga menghambat aliran darah. Bila hambatannya terjadi di pembuluh darah jantung bisa mengakibatkan serangan jantung. Bisa juga plak di jantung ini melanglang sampai ke otak dan terjadilah stroke.
Apa yang dapat dilakukan sendiri?
- Kurangi makanan berlemak dan pilihlah makanan yang berlemak baik.
- Turunkan berat badan, bila berlebih.
- Berolahraga secara teratur.
Apa yang dilakukan dokter?
Dokter akan meminta kita untuk memeriksakan kadar lemak dalam darah. Kalau memang terbukti kadar lemaknya cukup tinggi, ia akan menyarankan terapi diet berupa perubahan pola makan. Bila perlu ia juga akan memberikan obat untuk menurunkan kolesterol dan atau lemak lain dalam darah.
Sumber: Menu Sehat Intisari
Apakah sih kolesterol?
Kolesterol merupakan salah satu jenis lemak dalam tubuh yang diproduksi oleh hati. Pada saat kita mengonsumsi makanan berlemak, produksi kolesterol oleh hati akan menurun sementara kadar kolesterol dalam darah jadi tinggi. Dalam jumlah terbatas, tubuh membutuhkan kolesterol. Sebagian untuk membentuk hormon seks dan dinding-dinding sel, selubung saraf, sebagian lain membantu proses pencernaan dan penyerapan lemak. Kolesterol juga berguna untuk melarutkan vitamin yang hanya larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, K, serta mengubah beta karoten menjadi vitamin A. Karena kata kuncinya "terbatas" tadi, walaupun fungsi-nya cukup banyak, asupan lemak perlu dibatasi.
Berapa banyak yang diperbolehkan?
Para ahli menganjurkan untuk membatasi asupan kolesterol kurang dari 300 mg/hari. Kunci utama menurunkan kadar kolesterol mengurangi asupan lemak hingga hanya 20 -25% dari kebutuhan ka-lori total: asupan lemak jenuh harus kurang sampai kurang dari 10% kebutuhan kalori.
Bagaimana mengukurnya?
Dengan melakukan pemeriksaan lemak darah di laboratorium. Untuk pemeriksaan ini, Anda harus berpuasa minimal 10 jam sebelum pengambilan darah.
Berapa nilai normalnya?Kadar kolesterol dalam darah
Tes Nilai normal
mg/dl
Kolesterol total < 200
Kolesterol LDL < 130
Kolesterol HDL >45
Trigliserida < 200
Apa akibatnya kaiau nilai kolesterol tinggi?
Bisa terjadi penumpukan kolesterol pada dinding arteri yang bila berlangsung lama akan mengakibatkan terjadinya plak. Lama-kelamaan plak ini semakin tebal hingga menghambat aliran darah. Bila hambatannya terjadi di pembuluh darah jantung bisa mengakibatkan serangan jantung. Bisa juga plak di jantung ini melanglang sampai ke otak dan terjadilah stroke.
Apa yang dapat dilakukan sendiri?
- Kurangi makanan berlemak dan pilihlah makanan yang berlemak baik.
- Turunkan berat badan, bila berlebih.
- Berolahraga secara teratur.
Apa yang dilakukan dokter?
Dokter akan meminta kita untuk memeriksakan kadar lemak dalam darah. Kalau memang terbukti kadar lemaknya cukup tinggi, ia akan menyarankan terapi diet berupa perubahan pola makan. Bila perlu ia juga akan memberikan obat untuk menurunkan kolesterol dan atau lemak lain dalam darah.
Sumber: Menu Sehat Intisari
Jus & Sup Segar Menyehatkan!
Oleh: Tuti Soenardi, Ahli Gizi Kuliner
Dalam sehari kita rata-rata kehilangan cairan Sehanyak 1,5 quarts (±375 ml) air, berupa urin, keringat, dan cairan dari bagian tubuh yang lain.
Untuk menggantikan cairan tersebut, kita dianjurkan minum delapan gelas air per hari. Sebaiknya air putih, tapi bisa juga susu, jus, dan lainnya.
Konsumsi itu bisa lebih dari yang dianjurkan, misalnya bagi tubuh yang besar, usia lebih dari 55 tahun, sakit dengan panas tinggi atau aktivitas tinggi. Otak memiliki sensor khusus yang disebut thalamus, yang bertugas memonitor kadar natrium. Kalau kepekatan natrium meningkat, berarti kadar air menurun. Otak lalu mengirim pesan berbentuk rasa haus, yang berarti kita membutuhkan air minum.
Sesuai berjalannya usia, sensor haus akan kurang sensitif sehingga menimbulkan risiko tidak cukup minum. Lucia Kaiser, RD, Ph.D, asisten profesor gizi pada Universitas California, mengatakan, "Kadang kesibukan membuat kita tidak sempat minum. Ini dapat menyebabkan masalah serius yang berhubungan dengan batu ginjal dan konstipasi."
Umumnya semua sisa metabolisme akan larut dalam cairan dan dibawa urin keluar tubuh. Jika kita tidak cukup minum, sisa itu akan mengental dan membentuk kistal batu ginjal.
Dengan melihat urin di pagi hari kita dapat mengenali cukup tidaknya kita minum. Bila sepanjang malam kita kurang minum, keesokannya urin akan berwarna pucat kuning atau jernih. Kalau berwarna gelap, berarti sisa dalam urin kental. Ini tanda kita cukup minum.
Cara lain dengan mengamati bentuk feses. Jika kita cukup minum, feses (tinja) akan lunak dan dapat mencegah konstipasi (sembelit). Kalau tidak cukup minum, feses akan berbentuk keras dan kering, serta pergerakannya melalui sistem gerakan feses menjadi lambat. Hasil penelitian menunjukkan, sembelit dapat berpengaruh pada terjadinya wasir, diverticular (radang pencernaan), bahkan kanker kolon.
Minum dua gelas air putih 30 menit sebelum sarapan, baik untuk menghindari dehidrasi dan juga dapat meningkatkan sistem tubuh dalam mengeluarkan sisa makanan.
Asupan air yang kurang ternyata juga dapat menyebabkan tubuh kelelahan karena sel-sel tubuh menjadi agak kering. Untuk menghindarinya sel-sel itu harus menarik air dari berbagai tempat, termasuk aliran darah. Akibatnya, darah mengental dan susah dipompa. Pekerjaan ekstra untuk memompa darah menyebabkan energi menurun sehingga tubuh kelelahan.
Jika Anda minum air dingin 40°F (±4,4°C), sebenarnya tubuh telah membakar kalori karena tubuh meningkatkan temperatur air menjadi 98,6°F (37°C). Pada prosesnya akan membakar sebanyak 1 kalori/ons air. Jadi, bila Anda minum delapan gelas air dingin sehari, akan membakar 62 kalori. Ini berarti seminggu dapat mencapai 430 kalori. Begitu dijelaskan Ellington Darden, Ph.D.
Kalau ingin mengurangi berat badan, selain olahraga, sebaiknya imbangi dengan mengonsumsi makanan rendah kalori bergizi seimbang.
Sumber: Kompas.com
Dalam sehari kita rata-rata kehilangan cairan Sehanyak 1,5 quarts (±375 ml) air, berupa urin, keringat, dan cairan dari bagian tubuh yang lain.
Untuk menggantikan cairan tersebut, kita dianjurkan minum delapan gelas air per hari. Sebaiknya air putih, tapi bisa juga susu, jus, dan lainnya.
Konsumsi itu bisa lebih dari yang dianjurkan, misalnya bagi tubuh yang besar, usia lebih dari 55 tahun, sakit dengan panas tinggi atau aktivitas tinggi. Otak memiliki sensor khusus yang disebut thalamus, yang bertugas memonitor kadar natrium. Kalau kepekatan natrium meningkat, berarti kadar air menurun. Otak lalu mengirim pesan berbentuk rasa haus, yang berarti kita membutuhkan air minum.
Sesuai berjalannya usia, sensor haus akan kurang sensitif sehingga menimbulkan risiko tidak cukup minum. Lucia Kaiser, RD, Ph.D, asisten profesor gizi pada Universitas California, mengatakan, "Kadang kesibukan membuat kita tidak sempat minum. Ini dapat menyebabkan masalah serius yang berhubungan dengan batu ginjal dan konstipasi."
Umumnya semua sisa metabolisme akan larut dalam cairan dan dibawa urin keluar tubuh. Jika kita tidak cukup minum, sisa itu akan mengental dan membentuk kistal batu ginjal.
Dengan melihat urin di pagi hari kita dapat mengenali cukup tidaknya kita minum. Bila sepanjang malam kita kurang minum, keesokannya urin akan berwarna pucat kuning atau jernih. Kalau berwarna gelap, berarti sisa dalam urin kental. Ini tanda kita cukup minum.
Cara lain dengan mengamati bentuk feses. Jika kita cukup minum, feses (tinja) akan lunak dan dapat mencegah konstipasi (sembelit). Kalau tidak cukup minum, feses akan berbentuk keras dan kering, serta pergerakannya melalui sistem gerakan feses menjadi lambat. Hasil penelitian menunjukkan, sembelit dapat berpengaruh pada terjadinya wasir, diverticular (radang pencernaan), bahkan kanker kolon.
Minum dua gelas air putih 30 menit sebelum sarapan, baik untuk menghindari dehidrasi dan juga dapat meningkatkan sistem tubuh dalam mengeluarkan sisa makanan.
Asupan air yang kurang ternyata juga dapat menyebabkan tubuh kelelahan karena sel-sel tubuh menjadi agak kering. Untuk menghindarinya sel-sel itu harus menarik air dari berbagai tempat, termasuk aliran darah. Akibatnya, darah mengental dan susah dipompa. Pekerjaan ekstra untuk memompa darah menyebabkan energi menurun sehingga tubuh kelelahan.
Jika Anda minum air dingin 40°F (±4,4°C), sebenarnya tubuh telah membakar kalori karena tubuh meningkatkan temperatur air menjadi 98,6°F (37°C). Pada prosesnya akan membakar sebanyak 1 kalori/ons air. Jadi, bila Anda minum delapan gelas air dingin sehari, akan membakar 62 kalori. Ini berarti seminggu dapat mencapai 430 kalori. Begitu dijelaskan Ellington Darden, Ph.D.
Kalau ingin mengurangi berat badan, selain olahraga, sebaiknya imbangi dengan mengonsumsi makanan rendah kalori bergizi seimbang.
Sumber: Kompas.com
Wednesday, March 26, 2008
Terlalu Lama Nonton TV Beresiko Buruk Bagi Kesehatan
Untuk kesekian kali dampak buruk akibat terlalu banyak menonton TV disampaikan oleh Ian Morgan dari the Australian National University Canberra. Hasil analisa 40 kasus, faktor terlalu banyak menonton TV merupakan sebuah hal yang patut disalahkan karena mengurangi daya lihat mata.
Malah dikuatirkan terlalu banyak menonton TV akan menyebabkan kebutaan. Ia sangat mengkuatirkan perkembangan semakin naiknya angka pendeknya penglihatan disejumlah negara Asia sehingga mereka berinisitif untuk melakukan penelitian. Dinegara seperti Jepang dan Singapura, angka ini mengalami kenaikan yang tajam dalam beberapa tahun terakhir.
Sejumlah ahli malah memprediksi kecenderungan ini tampaknya akan semakin naik. Menurut laporan New Scientist, gaya hidup yang terlalu banyak menghabiskan waktu didepan TV yang menjadi penyebab utama meningkatnya angka kebutaan. Hasil penemuan itu mungkin akan menjadi penjelasan semakin menurunnya daya lihat di sejumlah negara di dunia.
Wilayah Asia Timur merupakan wilayah yang paling tinggi memiliki pengurangan penglihatan atau myopia dibandingkan dengan belahan dunia lainnya. Di Singapura 80% pria berusia 18 tahun yang direkrut masuk tentara merupakan mereka yang memiliki pandagan yang sangat terbatas. Padahal 25 tahun silam kondisi itu hanyalah 25%.
Jika kondisi myopia mengalami peningkatan yang sangat tajam maka bisa memicu kebutaan. Hasil riset ini dimuat dalam the American Journal of Human Genetics yang mengatakan bahwa gaya hidup lebih berpengruh ketimbang faktor genetika dalam masalah menurunya daya penglihatan ini.
Pubertas
Menonton TV juga akan berdampak pada pemicu obesitas dan mempercepat pubertas. Penelitian yang dilakukan Dr Roberto Salti dari Florence University menunjukkan produksi hormon pada anak dengan semakin seringnya menonton TV.
Tidak dipungkiri tayangan TV seperti 'Sex and the City' atau sejumlah talk show yang menyerempet sex telah membuat seorang remaja lebih cepat memproduksi hormon testosterone. Khusus dalam penelitiannya Salti memberikan obyek berupa TV, Komputer dan Video untuk melihat dampak pengaruh tontonan pada percepat pubertas.
Dalam studi kali ini Roberto Salti memusatkan perhatian pada 74 anak-anak yang berusia 6 hingga 12 tahun dan selama 3 jam sehari rata-rata menonton TV. Di 7 hari lainnya mereka akan dibandingkan dengan tontonan TV, Komputers dan video games. Tidak lupa para anggota keluarga lainya juga diikutsertakan.
Di akhir studi tingkat hormon melatonin pada anak-anak mengalami kenaikan rata-rata 30% dan itu merupakan sebuah kenaikan yang biasa terjadi pada seorang remaja. Melatonin dikenal sebagai hormon untuk pemicu tidur. Namun kini hormon itu juga menjadi salah satu obyek penelitian pemicu pubertas dan masih menjadi debat.
Obesitas
Menyaksikan TV disebut-sebut sebagai pemicu terjadinya obesitas pada anak-anak. Pasalnya selama menonton itu sang anak kecenderungan untuk mengkonsumsi makanan berkalori. Demikian hasil pemantauan Dr Donna M Matheson dari Stanford University of Medicine (AS).
Menonton TV kini menjadi sebuah kegiatan yang layak ditengarai sebagai salah satu penyebab terjadinya obesitas pada anak-anak. Karena kebanyakan anak-anak di tingkat TK dan SD kebanyakan menghabiskan waktunya kurang lebih 3 jam berada didepan TV.
Penelitian yang dilakukan di kelas lima disebuah sekolah di California menunjukan bahwa 20% anak-anak yang menyaksikan TV cendrung mengkonsumsi makanan lebih dari yang lain. Anak-anak setidaknya mengkonsumsi seperempat makanan lebih bila dibandingkan dengan mereka yang tidak menonton TV.
Menurutnya jika orang tua peduli tentang obesitas, seharusnya mereka mematikan TV sebagai langkah pengamanan pertama. Dan selanjutnya berusaha memberikan anak-anak makanan bersayuran dan buah-buahan. Obesitas pada anak bisa menimbulkan serangan jantung dan resiko atas penyakit yang berhubungan dengan jantung.
Sumber: Waspada.co.id
Malah dikuatirkan terlalu banyak menonton TV akan menyebabkan kebutaan. Ia sangat mengkuatirkan perkembangan semakin naiknya angka pendeknya penglihatan disejumlah negara Asia sehingga mereka berinisitif untuk melakukan penelitian. Dinegara seperti Jepang dan Singapura, angka ini mengalami kenaikan yang tajam dalam beberapa tahun terakhir.
Sejumlah ahli malah memprediksi kecenderungan ini tampaknya akan semakin naik. Menurut laporan New Scientist, gaya hidup yang terlalu banyak menghabiskan waktu didepan TV yang menjadi penyebab utama meningkatnya angka kebutaan. Hasil penemuan itu mungkin akan menjadi penjelasan semakin menurunnya daya lihat di sejumlah negara di dunia.
Wilayah Asia Timur merupakan wilayah yang paling tinggi memiliki pengurangan penglihatan atau myopia dibandingkan dengan belahan dunia lainnya. Di Singapura 80% pria berusia 18 tahun yang direkrut masuk tentara merupakan mereka yang memiliki pandagan yang sangat terbatas. Padahal 25 tahun silam kondisi itu hanyalah 25%.
Jika kondisi myopia mengalami peningkatan yang sangat tajam maka bisa memicu kebutaan. Hasil riset ini dimuat dalam the American Journal of Human Genetics yang mengatakan bahwa gaya hidup lebih berpengruh ketimbang faktor genetika dalam masalah menurunya daya penglihatan ini.
Pubertas
Menonton TV juga akan berdampak pada pemicu obesitas dan mempercepat pubertas. Penelitian yang dilakukan Dr Roberto Salti dari Florence University menunjukkan produksi hormon pada anak dengan semakin seringnya menonton TV.
Tidak dipungkiri tayangan TV seperti 'Sex and the City' atau sejumlah talk show yang menyerempet sex telah membuat seorang remaja lebih cepat memproduksi hormon testosterone. Khusus dalam penelitiannya Salti memberikan obyek berupa TV, Komputer dan Video untuk melihat dampak pengaruh tontonan pada percepat pubertas.
Dalam studi kali ini Roberto Salti memusatkan perhatian pada 74 anak-anak yang berusia 6 hingga 12 tahun dan selama 3 jam sehari rata-rata menonton TV. Di 7 hari lainnya mereka akan dibandingkan dengan tontonan TV, Komputers dan video games. Tidak lupa para anggota keluarga lainya juga diikutsertakan.
Di akhir studi tingkat hormon melatonin pada anak-anak mengalami kenaikan rata-rata 30% dan itu merupakan sebuah kenaikan yang biasa terjadi pada seorang remaja. Melatonin dikenal sebagai hormon untuk pemicu tidur. Namun kini hormon itu juga menjadi salah satu obyek penelitian pemicu pubertas dan masih menjadi debat.
Obesitas
Menyaksikan TV disebut-sebut sebagai pemicu terjadinya obesitas pada anak-anak. Pasalnya selama menonton itu sang anak kecenderungan untuk mengkonsumsi makanan berkalori. Demikian hasil pemantauan Dr Donna M Matheson dari Stanford University of Medicine (AS).
Menonton TV kini menjadi sebuah kegiatan yang layak ditengarai sebagai salah satu penyebab terjadinya obesitas pada anak-anak. Karena kebanyakan anak-anak di tingkat TK dan SD kebanyakan menghabiskan waktunya kurang lebih 3 jam berada didepan TV.
Penelitian yang dilakukan di kelas lima disebuah sekolah di California menunjukan bahwa 20% anak-anak yang menyaksikan TV cendrung mengkonsumsi makanan lebih dari yang lain. Anak-anak setidaknya mengkonsumsi seperempat makanan lebih bila dibandingkan dengan mereka yang tidak menonton TV.
Menurutnya jika orang tua peduli tentang obesitas, seharusnya mereka mematikan TV sebagai langkah pengamanan pertama. Dan selanjutnya berusaha memberikan anak-anak makanan bersayuran dan buah-buahan. Obesitas pada anak bisa menimbulkan serangan jantung dan resiko atas penyakit yang berhubungan dengan jantung.
Sumber: Waspada.co.id
Subscribe to:
Posts (Atom)